Adabanyak sekali lowongan kerja yang dibuka oleh alfamart dan alfamidi ini. Namun tidak semudah itu tentunya. Sobat kosngosan harus menjalani beberapa tahapan tes seperti tes fisik, tes psikologi hingga wawancara supaya bisa diterima di berbagai posisi yang ada. Ada berbagai posisi yang sering dibuka oleh alfamart secara offline maupun online Terimakasih dan selamat belajar semoga sukses. Contoh Soal Tes Tulis Perawat Masuk Rumah Sakit Dapatkan Contoh. Intinya dari seluruh contoh soal tes interview perawat di atas hampir seluruhnya berisi pertanyaan yang cukup spesifik mengarah ke bidang kesehatan rumah sakit dan keperawatan. Semogasukses admin lockerjob doakan agar diterima bekerja dimanapun kamu melamar. Demikian 20 Pertanyaan Umum Interview Kerja dan cara Menjawabnya yang admin sampaikan. Semoga sukses melamar kerjanya. Jangan sampai lupa buat juga CV lamaran kerja semenarik dan sebagus mungkin agar bisa dilirik oleh perusahaan dan baca juga Info Lowongan Kerja pertanyaaninterview dan jawabannya untuk fresh graduate sma contoh jawaban wawancara kerja yang baik pertanyaan interview dan jawabannya untuk fresh graduate proses tehnis kasir, Teller serta Customer Service . TUGAS TELLER . 1. Melayani transaksi funding ataupun financing . 2. Mempelajari dengan jeli alat serta bukti transaksi mengenai Persiapanterbaik saat melakukan interview dengan memahami jenis pertanyaan yang sering diajukan. Tak jarang pertanyaan diajukan dalam Bahasa Inggris. MENU. Berita dan Informasi Pertanyaan interview kerja pertama kali dan jawabannya Terkini dan Terbaru Hari ini - detikcom. Site De Rencontre À Dakar Gratuit. 18 Contoh Pertanyaan Interview Kerja Pertama untuk Fresh Graduates Ada beberapa kelompok pertanyaan yang umum ditanyakan dalam interview pertama dengan sebuah perusahaan. Mulai dari pertanyaan tentang diri sendiri, hingga pertanyaan jebakan. Yuk, intip apa saja pertanyaannya! Pertanyaan tentang Diri Pertanyaan pertama yang pasti ditanyakan adalah mengenai diri sendirimu sendiri, pastikan kamu mempersiapkan diri untuk ini. 1. Ceritakan secara singkat tentang diri kamu Pertama-tama setelah memperkenalkan diri, pelamar pasti akan diminta untuk menceritakan dirinya. Dalam hal ini kamu tidak perlu panjang lebar, fokuslah pada garis-garis besar pengalamanmu yang sekiranya akan bermanfaat dalam dunia pekerjaan. Ketika memperkenalkan diri, kamu bisa menjelaskan hal-hal berikut ini Identitas → Sebutkan nama panggilan Latar belakang pendidikan → Jelaskan secara singkat tentang pendidikan dan apa saja yang kamu pelajari Pengalaman → Ceritakan secara singkat tentang pengalaman organisasi, magang, serta aktivitas lainnya di luar studi. Ketertarikan dan keterampilan khusus → Sampaikan beberapa keterampilan yang kamu miliki serta ketertarikan kariermu yang didukung keterampilan tersebut. 2. Apa kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki? Pertanyaan interview kerja yang satu ini biasanya tidak akan terlewatkan. HR akan menilai bagaimana kamu menilai dirimu sendiri melalui cara kamu menjawab pertanyaan ini. Untuk menjawabnya, kamu bisa mencari tahu skill apa saja yang dibutuhkan dalam posisi tersebut lalu cocokkan dengan kemampuanmu. Selain kelebihan, kamu juga akan ditanya tentang kekurangan diri sendiri. Nah, hindari jawaban yang menunjukkan bahwa kamu tidak punya kekurangan ya, itu akan terkesan arogan karena setiap orang pasti memilikinya. Meskipun agak tricky, kamu bisa menjawabnya dengan kekurangan yang disertai penjelasan bagaimana kamu mengatasinya. Baca juga Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Lengkap Cara Menjawabnya 3. Menurut kamu, apa pencapaian terbesarmu selama ini? Pertanyaan ini biasanya diajukan untuk memahami lebih lanjut hal-hal yang menurutmu penting secara personal dan profesional. Akan lebih baik jika kamu menjawab pencapaian yang terkait dengan bidang pekerjaan atau prestasi di pekerjaan sebelumnya. Jika kamu fresh graduate, prestasi akademik juga dapat kamu sampaikan sebagai pencapaian. 4. Apa rencana kamu dalam lima tahun kedepan? Senada dengan pertanyaan tentang pencapain, pertanyaan tentang rencana juga bertujuan untuk memahami hal-hal yang kamu anggap penting, terutama secara profesional. Kamu bisa menjawabnya dengan harapanmu terkait perkembangan karier maupun keterampilan dan penguasaan bidang yang sedang atau akan kamu geluti. Pertanyaan tentang Perusahaan dan Posisi yang Dilamar 5. Lingkungan kerja seperti apa yang kamu sukai? Pewawancara biasanya ingin tahu apakah kamu akan cocok dengan kultur perusahaan. Pertanyaan ini bisa kamu jawab sesuai dengan kultur perusahaan yang dilamar. Kamu bisa cari tahu dulu bagaimana kultur kerja di sana. Misal lingkungannya fleksibel, maka kamu bisa menjawab bahwa kamu suka lingkungan kerja yang fleksibel. 6. Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan kami? Sebelum melakukan interview kerja, kamu wajib untuk melakukan riset tentang perusahaan yang ingin dilamar. Terlebih terkait posisi yang ingin kamu masuki. Dengan begitu, kamu bisa menjawab pertanyaan yang satu ini dengan benar sesuai hasil risetmu. Untuk pertanyaan ini, pastikan kamu bisa menjawabnya ya. Jangan sampai tidak tahu tapi sudah berani melamar. 7. Menurut kamu, apa yang membuat perusahaan ini berbeda dengan yang lain? Setelah memahami tentang perusahaan tersebut dengan melakukan riset, dalam menjawab pertanyaan ini kamu bisa menjelaskan nilai-nilai perusahaan serta keunikannya. Ini juga bisa menjadi jawaban tentang motivasi serta mengapa kamu memilih perusahaan ini sebagai tempat bekerja. 8. Mengapa kamu tertarik melamar di posisi ini? Untuk menjawab pertanyaan interview kerja yang satu ini, kamu harus memberikan kesan bahwa kamu sangat tertarik dan bersemangat untuk berada di posisi ini. Sertakan alasan mengapa kamu ingin berkarier di posisi tersebut. Akan lebih baik kalau kamu bisa mengaitkannya dengan ketertarikan pribadi serta keterampilan yang kamu miliki. 9. Bagaimana sikap kamu jika terjadi masalah di perusahaan? Jawaban dari pertanyaan ini akan memperlihatkan seberapa besar komitmen kamu dalam bekerja di suatu perusahaan, apabila terjadi masalah di dalamnya. Biasanya pertanyaan seperti ini akan diberikan bersama contoh kasus di mana HR akan menilai problem solving serta kecenderunganmu dalam menghadapi masalah. Jawaban realistis sangat diharapkan di sini. 10. Kontribusi apa yang akan kamu berikan kepada perusahaan? Pertanyaan interview kerja yang satu ini juga hampir selalu ada. Bagi yang sudah berpengalaman, kamu bisa mengaitkannya bagaimana kontribusimu di pekerjaan sebelumnya. Sementara untuk fresh graduate, kamu bisa mengaitkannya dengan pengalaman organisasi. Pastikan kamu benar-benar mengerti posisi dan perusahaan yang kamu lamar. Posisi Kasir adalah posisi entry-level, sebagai garis terdepan untuk perusahaan Anda. “Frontline” mengacu pada posisi mereka sebagai brand ambassador yang berinteraksi langsung dengan pelanggan Anda. Kesempatan untuk memberikan layanan pelanggan yang hebat dan membuat kesan yang baik ada di tangan para pemegang posisi ini. Untuk posisi ini, Perusahaan ingin mempekerjakan orang-orang yang ramah. Perusahaan akan mencari kandidat yang berorientasi pada layanan dan yang benar-benar senang berbicara dengan orang lain. Tanggung Jawab seorang Kasir Tanggung jawab kasir termasuk menangani transaksi tunai dengan pelanggan, memindai barang, mengumpulkan pembayaran, mengeluarkan tanda terima bill, mengembalikan uang, memberikan tiket, dan menebus prangko dan kupon. Pengalaman kasir sebelumnya tidak diperlukan untuk posisi ini, apabila perusahaan bersedia dan siap untuk melatih Kamu untuk bekerja di posisi ini. Namun, pengalaman menghadapi pelanggan dan cara penanganan uang tunai sebelumnya selalu membantu dan diinginkan. Pertanyaan interview kasir di bawah ini untuk menggali kemampuan kamu, apakah Kamu termasuk orang yang terorganisir dalam bekerja atau tidak. Apakah kamu orang yang memiliki inisiatif sendiri atau tidak dan sebagainya. Apakah kamu termasuk orang yang mampu mengambil keputusan sendiri dengan cepat. Pekerjaan sebagai kasir adalah pekerjaan yang berulang, maka dari itu kamu harus menunjukkan motivasi bekerja yang tinggi. Nah berikut ini pertanyaan wawancara kasir dan bagaimana cara menjawabnya. Pernahkah kamu harus menjawab atau mengerjakan pertanyaan yang berupa studi kasus dalam sebuah wawancara kerja? Jika iya, itu adalah bentuk case interview. Memang tidak semua interview kerja akan menyajikan studi kasus. Akan tetapi, jika kamu mendapat pertanyaan semacam ini, tentu saja dengan menjawabnya dengan baik akan memberi kesan baik juga di mata rekruter. Nah, supaya kamu bisa lebih siap menghadapi interview dan pertanyaan semacam ini, yuk baca serba-serbinya berikut ini. Apa Itu Case Interview? © Seperti yang telah disinggung sebelumnya, case interview adalah sebuah wawancara kerja yang bentuk pertanyaan berupa studi kasus. The Balance Career menyebutkan, pertanyaan interview ini kamu mengajakmu berimajinasi dalam sebuah situasi rumit di perusahaan dan tim. Dari situ, kamu akan diminta untuk menyelesaikan situasi atau masalah. Biasanya, contoh kasus yang diberikan dalam case interview adalah masalah atau tantangan yang kemungkinan besar akan kamu temui saat mulai bekerja. Namun, tidak menutup kemungkinan case interview yang diberikan malah tidak ada hubungannya sama sekali dengan perusahaan. Pertanyaan semacam ini bukan berarti jebakan, melainkan interviewer ingin melihat kemampuan analisis dan problem solving-mu. Tipe-tipe case interview. Ada dua tipe wawancara studi kasus yang bisa kamu jumpai. Pertama adalah case interview yang dipandu oleh pewawancara interviewer-led. Kedua kamulah yang harus proaktif mengajukan pertanyaan candidate–led untuk memahami kasusnya. Pertanyaan interview kerja berupa studi kasus umumnya lebih sering ditemui kalau kamu hendak melamar ke perusahaan konsultan. Contoh Pertanyaan Case Interview © Pertanyaan studi kasus bukanlah sesederhana, “Apa yang akan kamu lakukan jika harus bekerja sama dengan seseorang yang tidak kamu suka?”. Pertanyaan case interview biasanya akan berupa sebuah skenario yang menyangkut perusahaan bisa juga tidak dengan masalah spesifik. Kamu diharapkan bisa memberikan solusi terbaik dari kondisi yang ditanyakan. Berikut ini adalah contoh pertanyaan case interview yang Glints rangkum dari Bain & Company. Klien kami, FashionCo, bergerak di bidang fashion wanita. Selama bertahun-tahun, FashionCo selalu menjadi pemimpin pasar. Akan tetapi, dalam lima tahun belakangan, pendapatan mereka selalu menurun tiap tahunnya. Minggu depan, FashionCo akan mengadakan meeting dengan manajemen untuk membahas hal ini. CEO ingin mengetahui rekomendasimu, sebagai bagian dari Bain Consulting untuk meningkatkan revenue perusahaan dan mengapa hal ini bisa terjadi. Sebenarnya, dalam menjawab pertanyaan studi kasus ini tidak ada benar salah yang mutlak. Sebab, seperti yang telah Glints sebutkan, tujuan utamanya adalah mengetahui kemampuan menganalisis dan memecahkan sebuah masalah. Tips Sukses Case Interview Mengingat tujuan case interview adalah mengetahui cara pikiranmu untuk menemukan sebuah solusi, jadi tak perlu takut jawabanmu akan salah. Kamu juga tak perlu merasa kecil hati jika banyak mengajukan pertanyaan terkait kasus selama sesi interview berlangsung. Apalagi jika formatnya memang candidate-led. Malah, itulah yang sebenarnya diharapkan pewawancara supaya kamu benar-benar paham kasus yang sedang diujikan. Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti supaya wawancara studi kasusmu berjalan lancar. 1. Pahami pertanyaannya © Untuk memastikan kamu mengerti dengan jelas yang ditanya, cobalah ucapkan ulang masalahnya sebelum memberikan jawaban. Jangan ragu untuk bertanya dan memperjelas masalah yang dihadapi karena hal ini wajar dalam case interview. 2. Buatlah catatan © Pertanyaan yang diajukan saat case interview bisa saja memuat banyak detail. Itu sebabnya, kamu mungkin perlu mencatatnya. Mencatat detail studi kasus yang diberikan bisa membantu kamu mendapatkan poin-poin penting tanpa rekruter harus mengulang. Sah-sah saja membawa notes atau kertas saat interview. Jangan ragu untuk melakukannya karena ini adalah hal yang juga wajar dalam case interview. Bahkan, kamu juga bisa menggambar grafik bila diperlukan untuk mempresentasikan hasil pemikiranmu. 3. Tetap tenang © Mungkin saja banyak detail yang belum disampaikan saat rekruter atau user membacakan contoh kasus. Itu sebabnya, kamu tidak perlu buru-buru untuk memikirkan dan mendapatkan jawaban atau solusi. Pikirkanlah solusi-solusi itu dengan tenang sebelum akhirnya memberikan jawaban. 4. Bertanya © Seperti yang sudah Glints singgung, interview dengan studi kasus selalu bersifat interaktif. Itu sebabnya, jangan ragu atau malu bertanya kepada pewawancara untuk memastikan kamu sudah paham apa yang ditanyakan. 5. Jelaskan cara berpikirmu © Jawaban dari pertanyaan studi kasus tidak dinilai dari seberapa brilian atau solusi yang kamu berikan. Malah, yang diharapkan dari sebuah case interview adalah proses berpikir yang kamu lakukan hingga akhirnya sampai pada kesimpulan solusi itu. Maka dari itu, jelaskan dengan baik berbagai hal yang kamu pertimbangkan sehingga kamu memutuskan memberikan solusi itu. 6. Tetap bersikap profesional © Interaksi yang terjadi saat sesi interview bisa jadi membuatmu terlalu nyaman hingga lupa bahwa sedang dalam sesi wawancara kerja. Itu sebabnya, pastikan kamu tetap bersikap profesional. Jaga bahasa tubuh saat interview agar tidak terlalu santai. Duduk tegak, berbicara dengan lugas, dan jangan lupa pertahankan eye contact saat berbicara dengan interviewer, ya. Menghadapi case interview tentu membutuhkan persiapan yang sedikit berbeda daripada sesi wawancara kerja biasa. Meski begitu, kalau terus latihan, kamu akan dapat melaluinya dengan baik. Durasi case interview yang umum adalah sekitar 15-30 menit. Mungkin akan butuh lebih lama jika persiapanmu belum matang. Untuk melatihnya, kamu bisa melihat beberapa contoh pertanyaan case interview dari beberapa perusahaan konsultan, seperti McKinsey, Bain, atau BCG. Mau tahu lebih banyak tips tentang wawancara kerja? Yuk, kunjungi kategori Tips Interview di Glints Blog! Kamu bisa temukan artikel yang membahas berbagai jenis pertanyaan interview, tips, dan contoh jawabannya. Dengan mempelajarinya lebih banyak, persiapanmu juga akan lebih matang. Ayo baca lebih banyak artikel melalui link ini! Practice Case Fashion Co Tips for Preparing for a Case Interview Apakah kamu sedang menyiapkan interview untuk posisi kasir? Sudahkah kamu siap dengan pertanyaan yang akan diajukan oleh HRD? Mungkin kamu siap dengan daftar pertanyaan wawancara umum, namun bagaimana dengan pertanyaan khusus interview kasir? Pertanyaan interview kasir umumnya ditujukan untuk mengetahui keterampilan layanan pelanggan dan kepercayaan yang dimiliki kandidat. Lalu, apa saja daftar pertanyaan interview kasir yang akan ditanyakan saat interview? telah merangkum 7 pertanyaan interview kasir yang ditanyakan pewawancara. Intip daftarnya yuk! 1. Apakah Anda Nyaman Menangani Uang? Tugas utama kasir adalah menangani transaksi pelanggan. Jawablah pertanyaan interview kasir ini dengan baik, untuk menunjukkan kepada recruiter bahwa kamu dapat dipercaya dalam menangani tiap transaksi. “Saya tidak memiliki masalah dengan tanggung jawab itu. Saya memiliki pengalaman sebagai kasir selama 1 tahun. Saya cukup mahir dalam menghitung uang kembalian dan mengoperasikan mesin kasir.” 2. Apa Aspek Terpenting dari Pekerjaan Kasir? Kamu dapat menjawab pertanyaan ini secara subjektif. Pastikan jawaban kamu menyebutkan beberapa kemampuan yang sangat penting dalam peran kasir. Antara lain, interpersonal yang kuat, layanan pelanggan berkualitas tinggi, dan kemampuan menangani uang. “Peran kasir merepresentasikan wajah perusahaan dan citra positif perusahaan di mata publik. Oleh karena itu, menurut saya aspek terpenting dari pekerjaan kasir adalah memiliki keterampilan interpersonal yang luar biasa, layanan pelanggan yang baik dan menawarkan kualitas sehingga memberi kepuasan pelanggan tetap tinggi.” 3. Apa Arti Layanan Pelanggan yang Baik? Pertanyaan interview kasir ini bertujuan untuk menunjukkan komitmen kamu terhadap layanan pelanggan yang baik. Jawaban yang tepat untuk diberikan adalah jawaban yang selaras dengan kebijakan dan nilai yang dipegang perusahaan. “Layanan pelanggan yang baik menurut saya adalah layanan yang melibatkan interaksi yang ramah dengan pelanggan, dapat menjawab pertanyaan pelanggan dengan baik terutama soal harga produk, dan menunjukkan profesionalisme saat bekerja. Untuk menunjukkan layanan pelanggan yang baik saya juga akan menawarkan bantuan kepada pelanggan jika diperlukan.” 4. Apakah Anda Lebih Suka Bekerja Sendiri atau Bekerja dalam Tim? Pekerjaan kasir cenderung bekerja secara mandiri. Namun peran ini juga membutuhkan kemampuan kerja sama tim seperti ketika bekerja sama dengan stocker dan manajer toko. “Saya cenderung menyukai bekerja secara mandiri, namun saya tidak masalah jika harus bekerja dalam tim. Saya percaya diri dengan keterampilan interpersonal dan kemampuan komunikasi saya.” 5. Bagaimana Anda Memastikan Akurasi dan Kecepatan? Peran kasir membutuhkan akurasi dan kecepatan saat menangani transaksi pelanggan. Pertanyaan interview kasir ini ditanyakan HRD untuk mengetahui bagaimana kamu menangani transaksi secara efisien. “Untuk memastikan kinerja saya saat bekerja terutama dari sisi akurasi dan kecepatan, saya akan fokus dengan pekerjaan saya. Jika saya bosan, saya akan berinteraksi dengan pelanggan seperti menawarkan promosi. Kemudian, saya mencoba menyelesaikan tugas dengan kecepatan yang seoptimal mungkin.” 6. Bagaimana Anda Mengatasi Stres? Posisi kasir membutuhkan seseorang yang dapat mengelola emosi dan stres dengan baik. Berikan jawaban yang tepat tentang bagaimana kamu mengelola dan mengatasi stres terkait pekerjaan. Pertanyaan interview kasir ini akan memberi tahu seberapa kompeten kamu. “Saya menyadari pekerjaan kasir memiliki risiko stres yang tinggi. Strategi saya untuk mengatasi stres dalam pekerjaan adalah berfokus pada pekerjaan-pekerjaan yang lebih mudah dikerjakan terlebih dahulu. Saya akan mengoptimalkan energi saya pada hal-hal ini, dan mengabaikan hal-hal yang di luar kendali saya.” 7. Mengapa Anda Berpikir Akan Menjadi Kasir yang Baik? Pertanyaan interview kasir ini bertujuan untuk menunjukkan apakah kamu merupakan kandidat yang cocok untuk peran ini. Berikan jawaban yang tepat dan yakinkan bahwa kamu akan menjadi kasir yang baik. “Saya yakin saya akan menikmati peran saya sebagai kasir. Saya menyenangi pekerjaan rutin yang dijalani kasir. Saya senang berinteraksi dengan pelanggan. Saya yakin dengan keterampilan dan pengalaman yang dimiliki, saya bisa memberikan yang terbaik untuk pekerjaan saya.” Nah itulah 7 pertanyaan interview kasir yang mesti kamu pelajari. Yuk siapkan jawaban terbaik saat wawancara nanti. Masih ingin meningkatkan peluang karir sebagai kasir? Kunjungi situs dan temukan beragam lowongan kerja kasir yang menarik. Daftar sekarang juga ya! Pertanyaan saat Interview Kerja – Interview kerja adalah tahapan yang harus dilalui oleh seseorang yang sedang mencari pekerjaan baru jobseeker. Tahapan ini terkadang membuat seseorang merasa stres apalagi untuk orang yang baru pertama kali melamar kerja. Untuk mendapatkan gambaran mengenai pertanyaan apa saja yang biasanya ditanyakan pada saat interview, salah satu strategi untuk menghadapinya adalah mempelajari contoh-contoh pertanyaan interview kerja. Pada dasarnya, tim rekrutmen pada sebuah perusahaan memiliki beberapa pertanyaan yang hampir sama ketika melakukan wawancara kerja. Umumnya mereka akan menanyakan seputar curriculum vitae CV dan pengalaman kerja yang dimiliki oleh para pelamar. Agar para jobseeker tidak bingung, berikut Gramedia rangkum pertanyaan-pertanyaan interview kerja yang paling sering tim HRD tanyakan dan bagaimana harus menjawabnya. Cara Interview yang Baik Agar Diterima KerjaPertanyaan Saat Interview Kerja yang Sering Muncul1. Ceritakan tentang diri Anda2. Apa yang Kamu Ketahui Mengenai Perusahaan?3. Apa Kelebihan Anda?4. Apa Kekurangan Kamu?5. Mengapa Anda tertarik ke perusahaan ini?6. Mengapa Anda Tertarik dengan Posisi ini?7. Kontribusi Apa yang Bisa Anda Berikan untuk Perusahaan?8. Apa Rencana Anda Lima Tahun ke Depan?9. Mengapa Anda Berhenti Bekerja dari Perusahaan Sebelumnya?10. Berapa Gaji yang Anda Inginkan?11. Bagaimana Sikap Anda Apabila Ada yang Mengkritik Pekerjaan Anda ?12. Apa yang Anda Lakukan Ketika Menghadapi Masalah dalam Pekerjaan?13. Apakah Anda Bersedia Jika Diminta Bekerja Lembur?14. Menurut Anda, Apa yang Membuat Perusahaan ini Berbeda dengan Perusahaan Sejenis Lainnya?15. Lingkungan Kerja Seperti Apa yang Anda Suka?16. Apakah Anda Bersedia Jika Ditempatkan di Luar Kota?17. Seberapa Baik Anda Mengenal Perusahaan Ini?18. Apakah Anda Bersedia Jika Menerima Tanggung Jawab yang Lebih Besar?19. Berapa Gaji Anda Sekarang?20. Anda Mendapatkan Informasi Lowongan Kerja Ini Darimana?Apa saja yg ditanyakan saat interview kerja?Apa saja perkenalan diri saat interview?Cara menjawab apa motivasi Anda bekerja?Cara Menjawab Pertanyaan pekerjaan apa yang anda sukai?Apa yang harus ditanyakan ke HRD?Apakah seorang pelamar wajar menanyakan perihal gaji? Cara Interview yang Baik Agar Diterima Kerja Ketika seseorang baru pertama kali menghadapi interview kerja pastinya sangat bingung karen aharus berbicara seperti apa nantinya. Padahal melalui tahap interview ini, bisa menentukan apakah kamu sebagai pelamar kerja bisa diterima di perusahaan yang kamu lamar. Oleh karena itu, bagi para fresh graduate bisa mengetahui beberapa cara interview yang baik agar diterima kerja. Tetap dalam keadaan tenang agar dapat tidak terlihat grogi, sehingga pertanyaan dapat dijawab dengan penuh keyakinan. Jawablah pertanyaan dengan bahasa yang sopan serta formal. Jangan datang terlambat, baik itu saat interview offline atau online. Jelaskan dengan tenang dan yakin tentang kelebihan dan kemampuan yang kamu miliki yang menjadi pembeda dari kandidat lainnya. Mencari tahu tentang informasi perusahaan. Pertanyaan Saat Interview Kerja yang Sering Muncul Pertanyaan mengenai data pribadi seperti yang pelamar cantumkan di CV biasanya digunakan untuk membuka percakapan dan mencairkan suasana interview kerja. Meskipun pertanyaan ini terkadang dianggap oleh sebagian para jobseeker sebagai formalitas saja, namun para jobseeker tetap harus menjawabnya dengan antusias sehingga pewawancara tertarik kepada para pencari kerja. 1. Ceritakan tentang diri Anda Pertanyaan mengenai data diri ini lazim ditanyakan oleh HRD saat interview dengan calon karyawan. Meskipun terdengar mudah, ketika sudah memasuki ruang interview bisa saja calon karyawan grogi dan membuatnya salah menjawab pertanyaan. Dari cara penyampaian yang disampaikan calon karyawan, HRD akan mengevaluasi kepribadian, karakter, dan pola pikiran calon karyawan. Mulailah dengan mengucapkan salam, perkenalan, kemudian jawab secara singkat, lengkap, dan tegas. Dan jangan lupa ceritakan kepada HRD pengalaman atau pencapaian terbaik yang telah diraih selama ini. Ceritakan pengalaman bekerja sebelumnya atau untuk kamu yang lulusan baru fresh graduate, ceritakan pengalaman organisasi atau kepanitian di kampus yang kamu ikuti. Fokuslah menjawab pertanyaan dengan teliti dan jangan grogi supaya HRD yakin dengan kemampuan yang kamu miliki. 2. Apa yang Kamu Ketahui Mengenai Perusahaan? Sebelum kamu melakukan interview kerja, pastikan kamu sudah cari tahu tentang perusahaan yang kamu lamar. Kamu bisa mendapatkan informasi yang valid dari website resmi perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja job vacancy. Tentu saja tidak perlu menghafal semua informasi yang kamu baca, pilih saja dan pahami informasi yang penting. Sobat Gramedia, supaya kamu tidak lupa mengenai apa yang sudah kamu pelajari tentang perusahaan, sebaiknya kamu mencatat poin-poin penting tentang perusahaan. Selain dari website atau situs resmi perusahaan, apabila kamu memiliki rekan kerja yang bekerja di perusahaan yang sama, kamu bisa menanyakan informasi penting untuk persiapan interview kerja ke rekan tersebut. Informasi tersebut tentu bisa membantu proses kamu dalam menghadapi pertanyaan pewawancara. Kamu juga bisa menanyakan budaya kerja perusahan ke rekan tersebut supaya kamu siap apabila diterima kerja di perusahaan yang kamu lamar. Pastikan kamu menjawabnya dengan natural supaya tidak kelihatan menghafal jawaban. Hal ini penting guna memastikan bahwa kamu benar-benar mengetahui perusahaan yang kamu lamar. 3. Apa Kelebihan Anda? Untuk kamu yang menghadapi pertanyaan pewawancara seperti ini, pastikan kamu menjawab kelebihan yang menjadi kekuatan kamu, jangan mengada-ada. Pastikan jawaban kamu relevan dengan memilih kelebihan yang paling berhubungan dengan jabatan atau posisi yang kamu lamar. Jawaban yang kamu sampaikan kepada pewawancara harus spesifik dan jangan generic. Kemudian beri contoh bagaimana kamu mengimplementasikan kelebihan kamu dalam konteks profesionalisme pekerjaan. Salah satu kelebihan yang bisa kamu sebutkan atau harus kalian miliki adalah sifat leadership. Leadership mengartikan bahwa kalian mengantongi kemampuan seseorang untuk mempengaruhi, memotivasi dan mengawasi orang lain untuk menyelesaikan tugas yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu. Suatu perusahaan bisa berkembang atau tidak salah satunya ditentukan oleh kepemimpinan yang memimpin. Untuk mempelajari tentang sifat leadership lebih mendalam Grameds bisa mempelajari hal tersebut dengan klik banner di bawah ini. 4. Apa Kekurangan Kamu? Melalui pertanyaan ini, pewawancara ingin mengetahui seberapa kenal kamu terhadap dirimu sendiri. Apabila kamu memiliki kekurangan tertentu, maka kamu bisa menjawabnya dengan jujur dengan ditambahi dengan penjelasan bahwa kamu akan membiasakan untuk selalu belajar supaya bisa. Contoh, apabila kamu orang yang pelupa, maka kamu bisa menyiasatinya dengan membawa buku catatan kecil dan selalu mencatat sesuatu yang penting. Terkadang pertanyaan ini dianggap oleh beberapa pencari kerja menjadi pertanyaan yang sulit. Jika kamu tidak bisa menjawabnya maka ada kemungkinan HRD akan ragu menerima kamu karena dianggap sebagai sosok yang tidak kompeten. Hindari kalimat “saya tidak memiliki kekurangan”, karena hal itu membuatmu dianggap sosok yang sombong. 5. Mengapa Anda tertarik ke perusahaan ini? Pertanyaan ini tergolong umum ditanyakan saat interview kerja. Hal ini biasanya ditujukan agar HRD mengetahui motivasi pelamar kerja. Hindari jawaban yang berkaitan dengan gaji yang diberikan perusahaan, skala perusahaan yang besar, atau bahkan menceritakan kekurangan perusahaan di tempat kamu bekerja sebelumnya. Hal ini akan dinilai buruk oleh HRD. Kamu akan dianggap sebagai orang yang tidak loyal terhadap perusahaan. Hendaknya kamu menjawab yang berkaitan dengan bisnis perusahaan yang kamu lamar, seperti kecocokan dengan jenis bisnis perusahaan, cocok dengan visi misi perusahaan, latar belakang pendidikan yang sesuai, maupun pengalaman kerja sebelumnya yang sesuai dengan posisi yang dilamar sekarang. 6. Mengapa Anda Tertarik dengan Posisi ini? Umumnya, setelah ditanya oleh HRD mengenai motivasi melamar pekerjaan, pertanyaan selanjutnya adalah tentang posisi yang dilamar. Apabila pengalaman bekerja kamu sebelumnya berada di posisi yang sama tentu ini tidak menjadi hal yang serius dan membuat pusing kepala. Namun, apabila tidak memiliki pengalaman yang sama sekali di bidang tersebut, bahkan bila baru saja lulus sekolah atau kuliah, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu. Pelajari terlebih dahulu job description, kemudian cari hubungan dengan latar belakang pendidikan atau keterampilan yang kamu miliki. Jika kamu sudah mempelajari terlebih dahulu, meskipun kamu fresh graduate, maka ada potensi kamu bisa diterima dibandingkan yang sudah berpengalaman. 7. Kontribusi Apa yang Bisa Anda Berikan untuk Perusahaan? Pertanyaan ini perlu dijawab sesuai dengan kemampuan serta pengalaman yang kamu miliki. Kamu bisa menceritakan pengalaman di tempat lama bekerja dan ceritakan pencapaian serta prestasi-prestasi yang telah diraih sebelumnya untuk meyakinkan HRD. Apabila kamu belum memiliki pengalaman kerja, baru lulus sekolah atau kuliah, maka kamu bisa menceritakan pengalaman kamu di organisasi dan ceritakan kesanggupan bahwa kamu siap bersedia belajar dari awal apabila diterima di perusahaan tersebut. Dengan menceritakan pengalaman dalam organisasi tentunya kamu bisa menyebutkan bahwa kamu memiliki pengalaman manajemen yang baik, sehingga HRD bisa merasa yakin atas kinerja yang akan kamu berikan untuk perusahaan. Selain dalam pengalaman dalam organisasi kamu bisa mendapatkan ilmu manajemen dari mana saja, salah satunya dari buku yang menjadi rekomendasi yang tentunya bisa Gramedians cari tahu lebih lengkap dengan klik banner di bawah ini. 8. Apa Rencana Anda Lima Tahun ke Depan? Perusahaan-perusahaan yang sudah besar biasanya akan menanyakan hal ini kepada calon karyawan. Tipsnya, kamu harus menjawab yang realistis dan jujur mengenai rencana karirmu lima tahun ke depan. Apabila kamu memiliki rencana menikah atau memiliki anak dalam lima tahun ke depan, sebaiknya ungkapkan saja kepada HRD secara langsung. Pertanyaan mengenai rencana menikah memang cukup sering diajukan oleh HRD karena ada beberapa perusahaan yang memenag mewajibkan karyawannya untuk tidak menikah minimal enam bulan ke depan setelah diterima kerja. 9. Mengapa Anda Berhenti Bekerja dari Perusahaan Sebelumnya? Apabila kamu sudah memiliki pengalaman bekerja sebelumnya, hindari kalimat-kalimat yang membicarakan keburukan perusahaan kamu sebelumnya. Apabila kamu memiliki masalah pribadi dengan perusahaan sebelumnya, sebaiknya tidak perlu diceritakan kepada HRD. Sampaikan alasan-alasan yang logis, seperti ingin meningkatkan kemampuan di perusahaan yang kamu lamar sekarang serta ceritakan ketertarikan kami mengenai hal-hal yang tidak bisa dipenuhi di perusahaan sebelumnya, namun dimiliki oleh perusahaan yang saat ini kamu lamar. 10. Berapa Gaji yang Anda Inginkan? Pertanyaan ini terkadang akan membingungkan bagi lulusan baru fresh graduate. Sebelum kamu hadir untuk interview dengan HRD, sebaiknya kamu riset terlebih dahulu mengenai rentang gaji dengan posisi yang kamu lamar. Kamu bisa membaca di website-website mengenai kisaran gaji maupun bertanya dengan rekan kerja yang lain. Apabila kamu memiliki beberapa keterampilan yang berkaitan dengan pekerjaan, maka jangan ragu untuk menceritakannya kepada HRD supaya HRD tertarik untuk menerima lamaran pekerjaanmu dan memungkinkan gaji yang akan kamu dapatkan semakin besar. Pastikan bahwa kamu orang yang terbuka, mau diajak diskusi termasuk diskusi negosiasi mengenai gaji. Ceritakan pengalaman serta prestasi yang telah kamu capai sehingga bisa menjadi pertimbangan untuk menentukan gaji di perusahaan baru. Jika kamu memiliki keraguan pada saat proses interview kerja ini, jangan ragu untuk menanyakan langsung kepada HRD supaya hal-hal yang kamu belum pahami menjadi jelas. Hal ini akan menunjukkan bahwa kamu antusias terhadap proses wawancara dan perusahaan tersebut. Ajukan pertanyaan yang spesifik dan berkaitan dengan pekerjaan agar pewawancara juga bisa memberikan jawaban dengan gamblang. 11. Bagaimana Sikap Anda Apabila Ada yang Mengkritik Pekerjaan Anda ? Pertanyaan ini seringkali ditanyakan oleh HRD kepada pelamar kerja untuk mengetahui kepribadian calon karyawannya. Ketika kamu diberi pertanyaan seperti itu, maka bisa menjawabnya “pada umumnya memang manusia tidak suka dikritik, akan tetapi selama kritik itu membangun, maka kamu sebagai pelamar kerja harus menerima kritik tersebut dengan senang hati dan melaksanakannya untuk memperbaiki diri sendiri.” 12. Apa yang Anda Lakukan Ketika Menghadapi Masalah dalam Pekerjaan? Jawablah dengan kalimat-kalimat yang bijaksana karena itu menunjukkan kedewasaan kamu sebagai calon karyawan. Kedewasaan dalam berpikir, kedewasaan dalam menuntaskan masalah tentu akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi HRD. Kamu bisa mencari akar masalahnya terlebih dahulu, kemudian analisis masalah tersebut guna mendapatkan solusi yang terbaik dalam menghadapi permasalahan tersebut. Dari setiap masalah yang timbul, maka kamu sebagai calon karyawan hendaknya menetapkan tindakan pencegahan preventif supaya permasalahan-permasalahan tidak terulang kembali. Tentunya sebuah masalah tersebut bisa menghambat motivasi dalam pekerjaan, sehingga motivasi menjadi hal penting bagi para pegawai maupun karyawan dalam berjalannya sebuah perusahaan. motivasi harus terus di tingkatkan dalam keadaan apapun. Gramedians bisa menambah wawasan dalam meningkatkan motivasi dalam bekerja sebelum menjadi calon karyawan dengan mempelajari hal tersebut dengan klik banner di bawah ini. 13. Apakah Anda Bersedia Jika Diminta Bekerja Lembur? Sebaiknya kamu menjawab dengan jujur dengan kemampuan waktu kerja yang kamu miliki. Kamu bisa menjawab dengan kalimat “Saya bersedia bekerja sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh kantor. Meskipun begitu, saya fleksibel untuk sesekali bekerja di akhir pekan asalkan diberitahukan pemberitahuan dari jauh hari”. Dengan pernyataan tersebut, maka HRD menjadi tahu bahwa kamu bisa bekerja di luar jam yang ditentukan asalkan tidak mendadak. 14. Menurut Anda, Apa yang Membuat Perusahaan ini Berbeda dengan Perusahaan Sejenis Lainnya? Sebagai calon pencari kerja, bisa jadi HRD akan menanyakan pertanyaan ini. Kamu bisa menjawabnya dengan kalimat “sepanjang saya tahu, perusahaan ini menghasilkan produk yang berkualitas dan lingkungan kerjanya yang baik”. Yang penting, kamu tidak menceritakan keburukan perusahaan lama. 15. Lingkungan Kerja Seperti Apa yang Anda Suka? Ketika kamu dihadapkan dengan pertanyaan interview seperti ini, sebaiknya jawablah dengan jawaban yang berhubungan dengan culture perusahaan yang kamu lamar. Misalkan culture perusahaan yang kamu lamar sekarang memiliki lingkungan yang fleksibel, maka kamu bisa menjawab dengan jujur bahwa kamu menyukai lingkungan kerja yang fleksibel seperti perusahaan yang sedang kamu alamar makanya tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut. 16. Apakah Anda Bersedia Jika Ditempatkan di Luar Kota? Untuk kamu yang mendapat pertanyaan ini, sebaiknya jangan asal memberikan jawaban “bersedia”. Jika kamu masih ragu atau tidak bersedia maka berikanlah alasan logis yang dapat diterima oleh perusahaan. Memang biasanya perusahaan mencari kandidat yang bias ditempatkan di mana saja. Oleh karena itu, sebelum tahap interview kerja, sebaiknya kamu mencari informasi terlebih dahulu mengenai perusahaan yang kamu lamar. Mulai dari letak kantor cabangnya, hingga jaringan distribusinya. Sehingga kamu bisa memperkirakan di kota mana saja kamu kemungkinan ditempatkan serta memiliki kesiapan untuk mempertimbangkan pekerjaan tersebut. 17. Seberapa Baik Anda Mengenal Perusahaan Ini? Perusahaan seringkali menanyakan ini kepada calon karyawannya. Pertanyaan ini sebenarnya cukup mudah untuk dijawab. Pasalnya, hanya kamu yang bisa memberikan jawaban. Namun, terkadang calon karyawan khawatir jika jawaban yang diberikan akan memberikan kesan yang buruk bagi HRD. Supaya kamu terhindar dari kekhawatiran, kamu bisa memberikan penjelasan mengenai fokus pada keunggulan perusahaan yang berkaitan dengan keahlian yang kamu miliki, mengaitkan keterampilan yang kamu miliki dengan posisi yang dilamar, dan menghubungkan tujuan dengan branding produk, 18. Apakah Anda Bersedia Jika Menerima Tanggung Jawab yang Lebih Besar? Jika kamu bersedia, maka jawablah dengan siap bersedia. Artinya kamu dipercaya oleh perusahaan untuk mendapatkan amanah yang lebih besar maka kamu harus memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dengan menunjukkan kinerja yang baik dan tanggung jawab. 19. Berapa Gaji Anda Sekarang? Pada saat interview kerja terkadang masalah gaji menjadi hal yang sulit dijawab. Jika kamu mendapatkan pertanyaan ini jawablah secara jujur. Atau kamu bisa menyebutkan nominalnya secara langsung “Gaji pokok saya sekarang adalah 4 juta ditambah tunjangan dan bonus bulanan sehingga total gaji saya adalah 5 juta”. Perusahaan ini tidak bisa memenuhi Permintaan Gaji Anda. Seberapa Banyak Anda Bisa Menurunkan Permintaan Gaji Anda? Sebelum kamu melakukan interview dengan HRD, pastikan kamu sudah riset terlebih dahulu. Akan lebih mudah jika kamu sudah memiliki pengalaman kerja maka kamu bias mengacu pada gaji terakhir yang kamu terima. Apabila kamu seorang lulusan baru dan belum berpengalaman kerja maka kamu biasa melakukan hal ini riset UMR di tempatmu melamar kerja, kebutuhan hidup minimal, serta upah minimal dari pekerjaan sejenis. Kemudian kamu bisa berikan kisaran sehingga kamu berkesempatan mendapatkan upah yang lebih dari yang diekspektasikan dan pastikan juga batas bawah dan batas atas kisaran yang kamu berikan tidak terlalu jauh. Lebih penting lagi adalah sesuaikan dengan kemampuan. Angka yang kamu sebut harus berdasarkan hasil riset yang sudah kamu lakukan, kamu bias menunjukkan kemampuan dan hasil kerja sebelumnya. Hal ini bisa membuat HRD yakin dan angka yang kamu sebutkan adalah angka yang wajar dan pantas kamu dapatkan. 20. Anda Mendapatkan Informasi Lowongan Kerja Ini Darimana? Nah, pertanyaan berikutnya yang sering muncul saat interview kerja adalah darimana mendapatkan informasi lowongan pekerjaan ini. Setiap info lowongan kerja pasti ada yang memberitahukannya, mulai dari teman yang bekerja di kantor tersebut, aplikasi pencari kerja, rekomendasi dari seorang teman, dan sebagainya. Oleh sebab itu, agar tidak lupa saat ditanyakan pertanyaan seperti itu, maka kamu perlu mencatat darimana informasi lowongan kerja yang kamu peroleh. Selain itu, kamu perlu mencatat waktu saat mengirim lamaran pekerjaan. Tidak menutup kemungkinan dengan menyebutkan kemampuan dan pencapaianmu bisa membuat HRD tertarik untuk merekrut dan memberikan gaji yang lebih besar seusai yang kamu harapkan. Setelah kita mendapat pekerjaan melalui proses wawancara, kita perlu menjalankan pekerjaan kita dengan baik serta meningkatkan keahlian-keahlian untuk kinerja perusahaan. Bagaimana caranya? Grameds bisa mempelajarinya dari buku rekomendasi kategori Keterampilan Profesional yang dijual di dengan klik banner di bawah ini. Baca juga artikel seputar “Interview Kerja” Contoh Surat Lamaran Kerja Tips Tidak Mengantuk saat Kerja Yang Perlu Dipersiapkan Saat Mencari Kerja Macam dan Soal Psikotes Kerja Pertanyaan Saat Interview Kerja Tips Menyusun CV Sederhana Apa saja yg ditanyakan saat interview kerja? 1. Ceritakan tentang diri Anda 2. Apa yang Kamu Ketahui Mengenai Perusahaan? 3. Apa Kelebihan Anda? 4. Apa Kekurangan Kamu? 5. Mengapa Anda tertarik ke perusahaan ini? 6. Mengapa Anda Tertarik dengan Posisi ini? 7. Kontribusi Apa yang Bisa Anda Berikan untuk Perusahaan? 8. Apa Rencana Anda Lima Tahun ke Depan? 9. Mengapa Anda Berhenti Bekerja dari Perusahaan Sebelumnya? 10. Berapa Gaji yang Anda Inginkan? Apa saja perkenalan diri saat interview? Ceritakan pengalaman bekerja sebelumnya atau untuk kamu yang lulusan baru fresh graduate, ceritakan pengalaman organisasi atau kepanitian di kampus yang kamu ikuti. Fokuslah menjawab pertanyaan dengan teliti dan jangan grogi supaya HRD yakin dengan kemampuan yang kamu miliki. Cara menjawab apa motivasi Anda bekerja? Hendaknya kamu menjawab yang berkaitan dengan bisnis perusahaan yang kamu lamar, seperti kecocokan dengan jenis bisnis perusahaan, cocok dengan visi misi perusahaan, latar belakang pendidikan yang sesuai, maupun pengalaman kerja sebelumnya yang sesuai dengan posisi yang dilamar sekarang. Cara Menjawab Pertanyaan pekerjaan apa yang anda sukai? Ketika kamu dihadapkan dengan pertanyaan interview seperti ini, sebaiknya jawablah dengan jawaban yang berhubungan dengan culture perusahaan yang kamu lamar. Misalkan culture perusahaan yang kamu lamar sekarang memiliki lingkungan yang fleksibel, maka kamu bisa menjawab dengan jujur bahwa kamu menyukai lingkungan kerja yang fleksibel seperti perusahaan yang sedang kamu alamar makanya tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut. Apa yang harus ditanyakan ke HRD? Pertanyaan untuk HRD yang bisa kamu ajukan meliputi hal-hal yang terkait dengan posisi yang kamu lamar. Seperti budaya kerja di perusahaan tersebut, job desk posisi yang kamu lamar, hingga ekspektasi apa yang perusahaan harapkan jika kamu diterima. Apakah seorang pelamar wajar menanyakan perihal gaji? Pada saat interviewer menanyakan apakah ada yang ingin ditanyakan jangan tanyakan mengenai gaji terlebih dahulu , tanyakan tentang lingkungan kerja, pengembangan karir dan hal lainnya. Ingat-ingat juga apa saja yang tercantum pada iklan lowongan kerja posisi tersebut. ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien

pertanyaan interview kasir dan jawabannya